Situs Islam: Klub Sekolah Mentoring Agama Islam

Ibnu Al-Quff, Sang Pelopor Embriologi Modern

Posted by WD on August 3, 2009

“Pelopor Ilmu Embriologi Modern”, begitulah dokter Muslim terkemuka di abad ke-13 itu dijuluki. Sejatinya ia memiliki nama lengkap Amin al-Dawla Abu al Faraj ibnu Muwaffaq al-Din Ya‘qub ibnu Ishaq Ibnu al-Quff. Ia dilahirkan di Karak, sekitar 10 mil sebelah timur Laut Mati (sekarang Yordania) tahun 630 H/ 1233 M.

Ayahnya adalah seorang yang memegang posisi tinggi atau pejabat istana  pada era kekuasaan kekhalifahan Islam di Karak dan Suriah.  Ketika masih muda, Ibnu al-Quff kemudian hijrah bersama keluarganya dari Karak ke Sarkhad, di laut selatan Suriah, lalu ke Damaskus saat kekuasaan Dinasti Ayyubiah yang didirikan Salahudin al-Ayubi.

“Mungkin Ibnu al-Quff berada di Damaskus pada 1260 M, saat  Mongol menyerang kota itu,” ujar Dr Sami K Hamarneh dalam karyanya The Physician, Therapist and Surgeon Ibn Al-Quff (1233-1286). An Introductory Survey of His Time, Life and Works.

Ayahnya memiliki teman dekat seorang dokter dan sejarawan, Ibnu Abi Usaibia. Ibnu Abi Usaibia menjadikan Ibnu al-Quff sebagai muridnya dan mengajarkan dia ilmu kedokteran. Ibnu Abi Usaibia memiliki risalah biografi yang tak ternilai dan menjadi sumber informasi utama tentang kehidupan Ibnu al-Quff.

Selain itu, Ibnu al-Quff juga berguru pada Ibnu Nafis, seorang dokter Muslim terkemuka. Menimba ilmu dari dua dokter hebat membuat Ibnu al-Quff menjelma sebagai dokter yang masyhur. Ia dikenal sebagai  salah satu dokter hebat pada abad ke-13 M yang mendapat perlindungan penguasa Suriah.

Menurut catatan sejarah, Ibnu al-Quff memiliki wajah yang tampan, pendiam dan pintar. Ia juga merupakan seorang anak yang giat belajar. Selain menguasai kedokteran, dia juga  ahli dalam bidang matematika, fisika, dan filsafat. Setelah menyelesaikan studinya, dia ditetapkan sebagai dokter bedah tentara.

Dia bekerja di benteng Ajlun di Jordan untuk beberapa tahun. Kemudian melanjutkan kehidupannya di Damaskus sembari  mengajarkan ilmu kedokteran. Sebagai seorang dokter bedah tentara, dia melakukan pembedahan besar yang membuat dia menjadi ahli dalam beberapa jenis pembedahan.

Dalam bukunya yang terkenal tentang ilmu kedokteran, gurunya, Ibnu Abi Usaibia memberikan penjelasan pada karya muridnya yang terkemuka itu.  Dia menyusun sejumlah risalah, meliputi sebuah risalah penting dalam bidang pembedahan dan sebuah komentar populer dalam Aphorisms karya Hippocrates. Ibnu al-Quff meninggal dunia  di Damaskus pada 685 H/ 1286 M. desy susilawati

Kontribusi Sang Dokter

Ibnu al-Quff adalah seorang ilmuwan Muslim yang produktif. Ia menulis sejumlah buku yang … >> Selengkapnya .. Download

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: