Situs Islam: Klub Sekolah Mentoring Agama Islam

Penyimpangan Perilaku Remaja Mengkhawatirkan

Posted by WD on August 24, 2010

SUKABUMI,(GM)-
Penyimpangan perilaku di kalangan remaja, khususnya di wilayah Kota Sukabumi, harus memperoleh penanganan serius. Apalagi penyimpangan remaja seperti tawuran sesama pelajar serta pemakaian obat terlarang sudah sangat mengkhawatirkan. Guna meminimalisasi penyimpangan perilaku remaja tersebut, perlu ada peran serta semua pihak, termasuk kalangan orangtua.

Demikian diungkapkan Kasat Binmas Polresta Sukabumi, Kompol Sumarta Setiadi ketika melakukan sosialisasi antisipasi tawuran di aula MTs AlMustofa, Kel. Subang Jaya, Kec. Cikole, Kota Sukabumi, Minggu (1/8).

Menurutnya, kasus penyimpangan remaja, khususnya di kalangan pelajar, belakangan ini sudah sangat mengkhawatirkan. Kondisi demikian setidaknya bisa dilihat selama beberapa pekan terakhir ini, yaitu merebaknya kasus tawuran antarpelajar yang terjadi di beberapa tempat di Kota Sukabumi.

Yang memperihatinkan, katanya, aksi tawuran antarpelajar telah mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia serta sejumlah pelajar lainnya mengalami luka berat dan luka ringan. Tidak hanya itu, sepuluh orang pelajar yang diduga melakukan aksi tawuran hingga mengakibatkan korban meninggal dunia dan luka berat terpaksa harus ditahan.

“Mereka terpaksa harus ditahan karena selain terbukti telah menghabisi orang lain, juga diduga kedapatan membawa senjata tajam seperti golok, samurai, gobang, gir sepeda motor serta jenis sajam lainnya,” katanya.

Seks dan obat

Dalam kesempatan itu, Kompol Sumarta mengungkapkan, penyimpangan pelajar tidak hanya sebatas melakukan aksi tawuran saja. Tetapi juga melakukan penyimpangan dalam bentuk lain seperti penyimpangan seksual, pemakaian obat-obat terlarang baik jenis narkotika maupun psikotropika.

“Ini dibuktikan hingga data 2010, tercatat tiga orang pelajar serta empat orang mahasiswa terpaksa ditahan, karena diduga memakai obat terlarang,” katanya.

Jika kondisi ini tidak segera disikapi, ujarnya, akan menimbulkan generasi yang rusak (lost generation, red). Guna meminimalisasi penyimpangan remaja, harus ada penanganan yang serius dari semua pihak, termasuk orangtua.

“Karena itu, mari kita sejak dini terus melakukan antisipasi guna mencegah penyimpangan perilaku anak,” katanya.

Usai menghadiri sosialisasi penanganan tawuran, Lurah Subang Jaya, Asep Kuswara didampingi Ketua RW 05, Agus Suyatna, kepada “GM” mengungkapkan, aksi tawuran antarpelajar di Kota Sukabumi sudah sangat mengkhawatirkan. Guna mencegah sejak dini kemungkinan adanya penyimpangan remaja, perlu pemahaman semua pihak, termasuk orangtua.

“Karena itu, diharapkan sosialisasi seperti ini mampu meminimalisasi penyimpangan di kalangan remaja, khususnya remaja warga di sini,” katanya. (B.118)**

Sumber: http://klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20100802040115&idkolom=nasionaldaerah

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: