Situs Islam: Klub Sekolah Mentoring Agama Islam

Perhatian bagi Orang Tua untuk REMAJA

Posted by WD on January 25, 2011

Perhatian orang tua perlu diperketat pada anak remajanya, perhatikan artikel di bawah ini:

Judul: Hah, Bisnis Esek-esek Diminati Remaja?

MEDAN, KOMPAS.com – Sosiolog Universitas Sumatera Utara Prof Dr Badaruddin mengatakan, banyaknya remaja di daerah ini yang terjun dalam bisnis prostitusi, perlu diselamatkan karena mereka adalah aset bangsa dan negara.

“Kita harus ikut menyelamatkan para pelajar yang melakukan perbuatan tidak terpuji, melanggar norma agama dan hukum itu,” katanya di Medan, Minggu (23/1/2011) ketika diminta komentar tentang banyaknya anak-anak mengalami eksploitasi seksual.

Sebelumnya, di Sumatera Utara ini, berdasarkan hasil survei ditemukan sebanyak 2.000 anak-anak yang mengalami eksploitasi seksual sejak 2008 hingga 2010.

“Jumlah anak-anak yang terjun dalam bisnis pelacuran itu, semakin lama terus mengalami peningkatan,” kata Direktur Pusat Studi Hukum Anak dan Keluarga (PuSHAK) Ahmad Sofian di Medan.

Bahkan, yang terjun dalam praktik pelacuran itu, 30 persen di antaranya pelajar SLTP dan 45 persen SLTA.

Badaruddin mengatakan, jika problem eksploitasi anak ini tidak secepatnya diatasi oleh pemerintah, maka dikhawatirkan para remaja dan pelajar tersebut akan semakin banyak terjerumus nantinya dalam bisnis seks yang memalukan tersebut.

Seolah-olah kelihatannya seperti dibiarkan, sehingga para remaja itu tidak ada rasa takut lagi melakukan hal-hal yang tabu dan belum sepantasnya mereka lakukan.

Bahkan, kata guru besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara itu, dikhawatirkan bahaya penyakit HIV/AIDS juga akan tertular bagi kalangan generasi muda. Ini perlu diwaspadai.

Apalagi, pelajar dan generasi muda itu merupakan aset bangsa dan negara, perlu dijaga dari kehancuran masa depan mereka yang masih panjang.

“Ini adalah tidak terlepas dari tanggung jawab moral guru di sekolah dan para orang tua untuk tetap memberikan pembinaan dan pengawasan terhadap remaja dan pelajar tersebut,” kata Badaruddin.

Para orang tua juga perlu menghilangkan pola hidup yang mewah, berlebihan dan hura-hura, mengingat situasi ekonomi yang semakin sulit saat ini.

Dengan melalui pola hidup yang seperti ini membuat anak-anak menirunya, sehingga pelajar itu dapat saja melakukan hal-hal yang tidak terpuji, bila permintaan mereka misalnya membeli telepon selular yang canggih atau pakaian yang mewah dan lainnya tidak dipenuhi.

Apalagi, dalam usia yang masih remaja itu, mereka sangat mudah terpengaruh dan tidak memikirkan hal yang baik dan buruk, yang penting keingian mereka bisa tercapai. Ini perlu menjadi perhatian serius bagi orang tua.

Hal-hal yang seperti ini sering terjadi, melanda para pelajar SLTP dan SLTA melakukan hubungan terlarang, dan akhirnya masa depan generasi muda itu akan hancur dan suram.

“Kepedulian pemerintah perlu untuk menyelamatkan anak-anak dan generasi muda yang terjun dalam bisnis prostitusi yang sangat membahayakan itu,” kata Dekan FISIP USU itu.

Sumber: http://regional.kompas.com/read/2011/01/23/12404189/Hah..Bisnis.Esek.esek.Diminati.Remaja.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: