Situs Islam: Klub Sekolah Mentoring Agama Islam

Lembaga Peduli Remaja Kriya Mandiri Mewujudkan remaja berkarakter

Posted by WD on March 9, 2011

Gejala lunturnya nilai akhlak dan moral para remaja Solo rupanya membuat prihatin sejumlah aktivis kampus. Pada 1999, mereka akhirnya membentuk wadah dengan nama Lembaga Peduli Remaja Kriya Mandiri (LPRKM).

Lembaga tersebut kemudian membantu pembinaan remaja dengan sasaran pelajar sekolah menengah.

Beberapa kegiatan pun mereka lakukan seperti bekerja sama dengan guru agama di sekolah-sekolah mulai dari kegiatan pendampingan baca tulis Alquran dan materi keagamaan kepada para siswa.

Kegiatan pembinaan remaja di sekolah-sekolah yang mereka lakukan lambat laun akhirnya berkembang hingga mendapat legalitas Dinas Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Pemkot Solo pada 2001.

Mantan Direktur LPRKM Solo, Doni Dwi Cahyadi SPd, mengatakan selain melakukan mentoring agama, Kriya Mandiri juga melakukan kegiatan lain seperti try out, bimbingan belajar dan jambore siswa.

“Lembaga ini awalnya dari keprihatinan terhadap remaja Solo yang dulu kurang memiliki kepribadian. Kami membantu pembinaan remaja di sekolah supaya mereka terdidik dan berakhlakul karimah,” terangnya dijumpai Espos, Rabu (2/3) di kantor setempat.

Pjs Manajer Humas LPRKM, Aprina Suci Mahlani, melanjutkan agar kegiatan lebih terarah pihaknya membentuk departemen-departemen seperti pendidikan dan training. Kini, kegiatan di Kriya Mandiri, lanjutnya, semakin kompleks dari mulai pelatihan keislaman dan keorganisasian, pendampingan pelajar, life skill, training motivation, outbound training, emotional spiritual training, seminar, hingga pelayanan pendampingan.

“Secara rutin kami juga melakukan evaluasi kepada para siswa dari sisi moral, akademik dan ibadah. Alhamdulillah sebagian besar remaja yang kami bina tidak hanya memiliki prestasi di bidang organisasi tapi juga akademis,” tukasnya.

Suci menambahkan untuk penguatan sumber daya manusia (SDM), pihaknya juga secara rutin menggelar kajian setiap dua pekan kitab akidah Ath-Thahawiyah dan juga diskusi mengenai fenomena remaja seperti tentang pelacuran remaja dan pendidikan karakter.

“Diskusi dan kajian yang kami lakukan juga terbuka untuk remaja. Selain kami yang ke sekolah, mereka juga setiap saat bisa datang langsung berkonsultasi mengenai masalah yang di hadapi,” katanya.

Dalam mensosialisasikan lembaga, Kriya Mandiri juga melakukan terobosan dengan membuat blog kriyamandirisolo.wordpress.com berisi kegiatan, hasil diskusi, artikel maupun ruang konsultasi. Di situs jejaring sosial Facebook, lembaganya juga membentuk komunitas dengan nama LPR Kriya Mandiri sebagai wadah untuk diskusi para anggota di dunia maya.

“Respons dunia maya sejauh ini cukup bagus. Harapan kami, Kriya Mandiri lebih dikenal masyarakat luas agar bisa membentuk remaja berkarakter kuat baik dari sisi akademis, mental dan spiritual,” imbuhnya. – Oleh : ufi

Sumber: http://edisicetak.solopos.com/berita.asp?kodehalaman=h65&id=103938

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: